Kisah Abdurrahman Bin Auf Memenangkan Pasar

Selain sebagai panutan dalam sisi keislaman, Abdurrahman Bin Auf dikenal sebagai saudagar super kaya di zamannya–bahkan hingga saat ini–memiliki kecerdasan dan keterampilan luar biasa dalam bidang wirausaha. Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang Praktik Abdurrahman Bin Auf, kali ini akan disampaikan kisah Abdurrahman Bin Auf memenangkan pasar.

Kisah Abdurrahman Bin Auf Menciptakan Pasar Baru

Abdurrahman Bin Auf adalah seorang sahabat Rasulullah SAW yang dikenal sebagai seorang yang sangat pantas menjadi rujukan seluruh manusia di dunia apalagi umat Islam. Ketaatan beliau kepada ajaran Islam tidak lagi perlu diragukan karena beliau termasuk sahabat Rasulullah SAW yang dijanjikan masuk syurga Allah SWT. Keterampilan beliau sebagai entrepreneur menempatkan sebagai saudagar super kaya di… Continue reading Kisah Abdurrahman Bin Auf Menciptakan Pasar Baru

Peran Visi dan Misi

Waroeng Group yang dikembangkan oleh Jody Brotosuseno di Jogja berkembang dengan menggunakan prinsip spiritual company dapat dijadikan sebuah rujukan bagi para pengusaha dibidang wirausaha yang ditekuninya. Melalui akun twitter-nya tersebut, kultwit tentang pengalaman membuat visi dan misi grup bisnisnya tersebut dibagi. Berikut kultwit-nya:

Rezeki Diantar (Seri Kultwit)

Sebelum membahas tentang Seri Kultwit tentang Rezeki Diantar ini, diperkenalkan dulu mas Jody yang akan jadi narasumber kita ini.¬†Jody Brotosuseno¬†adalah seorang entrepreneur yang menerapkan prinsip dan nilai islami dalam kegiatan keseharian bisnis dan hidupnya. Dengan bendera Waroeng Group yang menaungi brand waroeng steak & shake, waroeng penyet, FESKUL festival kuliner, bebek goreng H Slamet Jogja… Continue reading Rezeki Diantar (Seri Kultwit)

Jadi Supir Taksi Dapat Mobil

Akhir Juli 2011 adalah waktu yang sudah direncanakan untuk pulang, dan seperti biasa saya beranjak dari kantor menggunakan taksi. Saya memperkirakan akan banyak orang ke bandara karena memang waktu itu memang saat yang tepat untuk bersilaturahmi menjelang bulan puasa bagi orang-orang yang “terpaksa” berpisah dengan keluarga di kota lainnya.

Bisnis Cukur Rambut Pinggir Jalan

Saya memutuskan untuk tetap ke tempat cukur rambut yang ada di depan terminal Rawamangun sebelum melanjutkan pulang ke kos dengan angkot walaupun jam tangan saya sudah menunjukkan jam 10 malam. Di deretan tempat cukur rambut itu hanya toko buah dan warung makanan saja yang masih buka dan didepannya berbaris taksi dan angkot yang parkir.