Pendapatan Website Rp 26 Juta Per Bulan

Pendapatan website paling umum dari iklan, contoh yang paling gampang adalah portal berita utama di Indonesia seperti Detik. Iklan begitu banyak menghiasi halaman-halaman beritanya, entah itu di atas, bawah, kiri dan kanan bahkan pop-up atau muncul tiba-tiba di halaman yang kita akses.

Bentuk model bisnis website itu sederhana, pemilik website/blog menyediakan konten atau isi website yang menarik bagi para pembacanya. Seiring dengan tingginya traffic atau aliran kunjungan dari pembaca ke website tersebut maka pemilik website atau blog dapat menawarkan ruang iklan bagi para pemilik bisnis, merek ataupun pihak lain. Dengan memasang iklan dengan spesifikasi ukuran dan ketentuan yang berlaku pada bagian tertentu pada website atau blog, pemilik website atau blog akan menerima kompensasi pembayaran. Disinilah sumber pendapatan website paling utama itu muncul.

Apa Latar Belakang Website Sehingga Pendapatan Website Tersebut Mencapai Rp 26 Juta Sebulan?

Kali ini saya mencoba mengamati sebuah website dan melakukan analisa independen terhadap website tersebut. Mohon maaf saya belum bisa mempublikasikan nama website tersebut, tetapi secara umum akan saya sampaikan secara umum tentang latar belakang website tersebut.

Pendapatan Web 1Website tersebut adalah website Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia. Secara umum ditargetkan untuk para pembaca Indonesia dan mengangkat isu-isu sosial, agama dan politik. Website ini bukan dimiliki oleh para pemain besar media Indonesia seperti Republika, Kompas, Detik dan lainnya. Sebaliknya, ini adalah website yang dikelola oleh perorangan.

Posisi website ini di global versi Alexa ada di posisi 12.003 bukan posisi yang buruk untuk website berbahasa Indonesia, sedangkan di Indonesia posisi website ini di posisi 135. Setiap pengunjung rata-rata menghabiskan 5 menit lebih dengan melahap 3 halaman. Untuk orang yang hanya melihat satu halaman saja dan langsung meninggalkan halaman yang dibaca tersebut tanpa melihat halaman lain hanya 43,1% saja.

Pendapatan Web 2Kunjungan terbesar web ini berasal dari Indonesia diikuti oleh beberapa negara seperti Jepang, Singapura, Malaysia dan US. Walaupun perkiraan saya para pembaca dari blog ini adalah orang Indonesia yang berada di negara tersebut, atau juga orang-orang yang memahami bahasa Indonesia entah itu orang melayu yang memiliki tata bahasa yang serupa.

Jika dilihat nama negara-negara tersebut dan topik yang disampaikan oleh website ini, kemungkinan para pembaca adalah para perantau yang sedang ada di negara tersebut.

Pendapatan website 3Secara demografis, rata-rata pengunjung utamanya adalah pria dan mayoritas berpendidikan sarjana yang melakukan kegiatan browsing di rumah dan sekolah.

Secara umum, memang para pembaca website ini diarahkan kepada orang-orang pribadi karena tema tulisan yang ada memang konsumsi secara pribadi dan mewakili pribadi dari pengelola website itu sendiri. Tulisan yang disampaikan merupakan tulisan yang cukup serius dan mengandung muatan ideologis yang kental. Rata-rata pembacanya adalah orang yang memiliki kedekatan ideologis dan juga yang memang anti terhadap ideologis yang ditunjukkan.

pendapatan web 4Traffic atau aliran kunjungan ke website ini didominasi oleh facebook. Jadi, efek viral-lah yang membuat website ini banyak diakses oleh orang. Beberapa pembaca website dengan sukarela melakukan sharing kepada teman-temannya melalui jejaring sosial Facebook, yang mendorong teman-temannya untuk mengakses dan membacara tulisan di website tersebut.

Selain itu pencairan organik melalui google oleh para netizen menempatkan urutan kedua dan lagi-lagi diikuti oleh media sosial lain yaitu twitter. Forum di media Detik dan Republika juga sering diisi dengan link-link dari website ini oleh para anggota forum diskusi di media utama tersebut.

Iklan Apa Saja Yang Menjadi Sumber Pendapatan Website Ini?

Dengan traffic yang cukup tinggi walaupun bukan website besar, bahkan bisa dikatakan sebagai blog ini, mampu memberikan pendapatan bulanan yang bersifat pasif sebesar Rp 26 Juta lebih. Ada sekitar 13 spot iklan yang tersewa oleh pemasang iklan di website ini, satu-satunya spot yang belum dimanfaatkan adalah bottom banner. Sisanya sudah dimanfaatkan oleh 13 instansi atau organisasi yang beragam di website tersebut.

Saya mendapatkan informasi langsung dengan menghubungi admin pemasaran website tersebut untuk menanyakan spot-spot iklan tersebut dan harga yang saya dapat tersebut sudah dipotong hingga 50% dimana jika menggunakan harga normal, pendapatan bulanan website tersebut mencapai dua kali lipatnya.

Organisasi, bisnis ataupun perorangan yang beriklan di website itu terdiri dari bidang kesehatan, bisnis pakaian dan perlengkapannya, retailer atau pengecer barang dagangan umum, bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, makanan hingga institusi sosial. Para pengiklan melihat target pasar yang mereka bidik sebagian besar merupakan pembaca website tersebut.

Saya memang belum mendapatkan informasi tentang tingkat konversi pendapatan yang didapat oleh para pengiklan bagi usaha mereka. Secara umum memang yang diiklankan adalah website tujuan dari para pengiklan. Jika para pembaca yang meng-klik iklan maka akan diarahkan ke website para pemasang iklan dan akan ada informasi lebih lanjut di sana.

Yang Saya Pelajari Dari Website Ini

Saya mendapatkan beberapa insight dari menganalisa pendapatan website tersebut, yaitu:

  1. Tentukan target pasar pembaca yang ingin dijadikan pembaca utama.
  2. Buatlah tulisan ataupun konten lain yang bernilai bagi para pembaca yang ditargetkan sesuai dengan keahlian kita.
  3. Membuat akses sharing lebih mudah bagi para pembaca untuk membagi isi website, seperti meletakan tombol sharing ke media sosial utama untuk memberikan efek viral.
  4. Buka kesempatan untuk para pengiklan dengan memberikan halaman khusus untuk para pengiklan, sehingga para pemasang iklan yang memiliki target pasar serupa dengan website tersebut akan tertarik memasang iklan.

Anda punya pengalaman dan informasi lain saat sebagai pemasang iklan ataupun pemilik blog atau website yang menyediakan ruang iklan? Atau anda memiliki pengetahuan selain iklan yang menjadi sumber pendapatan website alternatif. Silahkan berbagi di sini ya.

13 thoughts on “Pendapatan Website Rp 26 Juta Per Bulan

  1. tulisannya sangat menarik mas Charly Buchari
    saya baru tahu dengan alexa 12 ribuan bisa mendapatkan 26 juta per bulan. sebanding sih menurut saya karena untuk mencapai alexa 12 ribuan itu susahnya minta ampun. web saya masih baru jadi masih berkutat di angka 3 jutaan he he.

    usaha menembus satu juta dulu.

    1. Thanks Ziuma 🙂 Kalo belajar dari yang hebat-hebat, mereka menemukan segmen pembaca yang tertarget, demografi dan psikografi-nya oke. Dan, blog tersebut menyasar segmen tersebut dan fokus disana. Menyediakan konten tulisan yang memang ditujukan untuk segmen tersebut.
      Kalo peringkat alexa mungkin salah satu indikator, tetapi saya lebih konsentrasi pada faktor engagement, atau bagaimana blog tersebut tetap menjadi pilihan utama bagi para pembaca yang ditargetkan, dan secara kontinyu mengakses blog tersebut, bahkan sudah menjadikannya referensi utama dan tidak segan-segan “menyebarkan” tulisan-tulisan tersebut di media sosial melalui akun media sosial para pembaca tersebut.

  2. Cara paling mudah untuk bisa mendapatkan penghasilan dari blog adalah mengoptimasi SEO dari suatu blog spesifik ,, kemudian tinggal di monetize dgn menawarkan produk spesifik sesuai tema blog atau menerima iklan spesifik

  3. Menarik dan jadi penyemangat bagi saya pemilik blog pemula saya tunggu infonya yang baru Bang

  4. Tulisan yang bagus. Sayapun bercita cita membangun web saya hingga kelak nanti akan menghasilkan uang.
    Ada beberapa poin di atas yang bisa saya aplikasikan, terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *