Keutamaan Shalat Dhuha (Artikel HIKMAH REPUBLIKA)

By | 7 December 2011

Mungkin kerap kali kita mendengar anjuran untuk shalat dhuha sebagai pendamping shalat wajib yang harus kita laksanakan. Kali ini, saya juga mencoba untuk menyadur ulang tulisan dari Imam Nur Suharno pada rubrik HIKMAH di harian Republika edisi 7 Desember 2011, yang berjudul Keutamaan Shalat Dhuha. Insyaallah memperkuat motivasi kita untuk mengerjakannya. Berikut artikelnya:

Artikel Keutamaan Shalat Dhuha

Shalat dhuha memiliki rahasia yang menakjubkan dengan bertaburkan keutamaan. seandainya orang-orang yang melupakannya itu mengetahui keutamaannya, pastilah mereka tidak akan pernah melewatkan untuk shalat dhuha.

Di antara keutamaannya itu adalah, pertama, sebagai pengganti sedekah anggota badan. manusia memiliki 360 sendi, yang setiap sendirinya hendaknya dikeluarkan sedekah pada setiap harinya. Tentu, hal ini merupakan pekerjaan yang sangat sulit untuk dilaksanakan. Akan tetapi, Rasulullah SAW menawarkan solusi praktis untuk mengatasi itu semua, yaitu dengan menggantinya dua rakaat shalat dhuha.

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap sendi tubuh seseorang di antara kamu harus disedekahi setiap hari. Mengucapkan satu kali tasbih (subhanallah) sama dengan satu sedekah, satu kali tahmid (alhamdulillah) sama dengan satu sedekah, satu kali tahlil (la ilaha illallah) sama dengan satu sedekah, satu kali takbir (Allahu Akbar) sama dengan satu sedekah, satu kali menyuruh kebaikan sama dengan satu sedekah, dan satu kali mencegah kemungkaran sama dengan satu sedekah. Semua itu dapat dicukupi dengan melaksanakan dua rakaat shalat dhuha.” (HR Muslim dan Abu Dawud).

Kedua, dibangunkan istana dari emas. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, maka Allah SWT akan membangunkan baginya istana dari emas di surga.” (HR Ibnu Majah).

Ketiga, diampuni dosa-dosanya. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menjaga shalat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR Ibnu Majah).

Dalam hadis yang lain, “Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh kemudian ia duduk dan tidak mengucapkan perkataan yang sia-sia, melainkan berzikir pada Allah SWT hingga menunjaikan shalat dhuha empat rakaat, maka dosa-dosanya akan terhapus bersih seperti anak yang baru dilahirkan oleh ibunya, ia tidak punya dosa.” (HR Abu Ya’la).

Keempat, dicukupi kebutuhan hidupnya. Dalam hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, rukuklah (shalatlah) karena Aku pada awal siang (shalat dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)-mu sampai sore hari.” (HR Tirmidzi).

Kelima, mendapat pahala setara ibadah haji dan umrah. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan shalat dhuha dua rakaat, aka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.” (HR Tirmidzi).

Keenam, masuk surga melalui pintu dhuha. Sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu yang bernama adh-Dhuha, dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah kalian dengan rahmat Allah SWT.” (HR Thabrani).

Saudaraku, begitu banyak keutamaan yang Allah janjikan kepada orang-orang yang membiasakan shalat dhuha. Masikah kita tidak tergiur untuk mengerjakannya? Wallahu a’lam.

8 thoughts on “Keutamaan Shalat Dhuha (Artikel HIKMAH REPUBLIKA)

  1. yanuartti

    hikmah republika menbuka wawasan tentang islam yang kuas

    Reply
  2. inayah

    subhanallah.., banyak sekali rahasia dan keutamaan sholat dhuha., semoga kita bisa istiqomah dalam menjalankannya..,

    Reply
  3. fitri

    Dalam sholat dhuha ternyata tersimpan sejuta rahasia dan keutamaan yang dapat diraih. Diantaranya adalah pahala yang besar dan dihapus dosa-dosanya.
    Selain itu sholat sunnah dhuha juga dapat membuka jalan rezeki seseorang. Berkah sholat dhuha dapat dirasakan, terutama jika dilaksanakan dengan istiqomah dan ikhlas karena Allah SWT.

    Reply
  4. winarto

    Alhamdulillah, yang belum melaksanakan mari kita laksanakan,semoga bertambah iman kita kepada Allah SWT

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.