Cara Gampang Buat Tabungan Emas Pegadaian

Kali ini saya mau sharing dikit tentang menabung emas lagi. Beberapa tulisan di blog ini juga banyak menceritakan tentang emas, mulai kenapa harus menabung emas, mengapa harus menggunakan emas sebagai standar hitung, bagaimana cara menabung emas dan hal-hal lain terkait emas. Jadi silahkan diubek-ubek ya tulisan sebelumnya ^_^

Kemarin siang di istirahat jam kantor, saya berkunjung ke sebuah kantor pegadaian di pasar Santa, Kebayoran Baru. Ini memang bukan kunjungan perdana saya, tapi memang beberapa kali saya melakukan transaksi cicil emas cetakan LM di sini.

Kali ini saya ingin membuka Tabungan Emas di Pegadaian. Tidak lebih dari 30 menit seluruh proses pembukaan tabungan emas ini. Mulai menyiapkan kartu identitas dan mengisi formulir hingga menerima buku tabungan emas saya.

Syaratnya cukup sederhana, Anda tinggal datang membawa kartu identitas (saya membawa KTP) dan mengisi formulir yang sudah disediakan oleh pihak Pegadaian. Sambil mengisi saya diterangkan beberapa manfaat dari produk tabungan emas pegadaian ini. Saya sendiri sebelumnya sudah membaca sekilas tentang produk tabungan emas pegadaian ini di website pegadaian.co.id.

Biaya lain yang dibebankan saat akan membuka tabungan emas pegadaian ini adalah: biaya buku tabungan sebesar 10 ribu rupiah, biaya beli materai 7 ribu rupiah (kalau sudah punya materai tinggal bawa dan serahkan ke petugas pegadaian), dan biaya tahunan sebesar 30 ribu rupiah untuk setahun ke depan. Tapi, karena ada program khusus pegadaian, maka biaya tahunan saya masih GRATIS ^_^

Jadi, total yang saya bayar saat membuka tabungan emas pegadaian itu sebesar Rp 17.000 saja. Tentunya juga menyerahkan uang yang akan dikonversikan ke tabungan emasnya.

Saat saya membuka tabungan emas ini, minimal rupiah yang harus disetor adalah Rp 5.270 untuk 0,01 gram. Jadi, sangat terjangkau bagi Anda yang memang berkomitmen memiliki EMAS dengan cara mudah dan sederhana.

Tabungan emas pegadaian ini sangat membantu bagi siapa saja yang ingin memiliki emas, tanpa harus menunggu punya uang minimal 500 hingga 600 ribuan untuk membeli minimal 1 gram emas. Tabungan emas ini juga bisa dicairkan juga menjadi emas batangan standar ANTAM atau mengkonversikannya langsung menjadi mata uang rupiah.

Misalnya, di tabungan emas Anda sudah mencapai 10 gram dan ingin mencetaknya menjadi emas batangan LM. Anda tinggal meminta kepada petugas pegadaian untuk mencetaknya dengan menyetorkan sejumlah uang yang digunakan untuk mencetaknya. Informasi berapa rupiah ongkos cetaknya, Anda tinggal mengakses website pegadaian.co.id yang diupdate setiap hari.

Mungkin Anda memutuskan untuk tidak mencetaknya, tetapi langsung mencairkan menjadi rupiah saja. Itupun memungkinkan. Anda tinggal melihat berapa harga beli tabungan emas pegadaian, lalu pihak pegadaian akan membayarkan langsung sebesar nilai gram emas yang dicairkan.

Saya juga mendapatkan informasi dari petugas pegadaian bahwa menabung emas pegadaian ini juga bisa dilakukan via ATM untuk tabungan BRI dan BNI, jadi tidak harus membawa uang cash ke kantor pegadaiannya. Di beberapa video youtube-pun ternyata sudah ada. Saya sendiri belum mencoba, mungkin beberapa waktu ke depan saya akan coba dan ceritakan nantinya di blog ini.

Oh iya, Anda harus datang ke kantor pegadaian penerbit jika ingin mencetak tabungan emas Anda menjadi LM batangan atau mencairkan menjadi Rupiah. Jadi, belum bisa dicairkan di seluruh kantor pegadaian. Namun, untuk menabung emas bisa dilakukan dari kantor pegadaian mana saja.

Yes, that’s it untuk sementara ya. Jika Anda ingin bertanya atau berbagi pengalaman tentang tabungan emas pegadaian ini, sangat diperbolehkan menyampaikannya pada komentar di bawah ini ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *